Cinta oh cinta…

August 31, 2008 by aR_eRos  
Filed under Trik of Love

Beginikah cinta? datang pada hati insan manusia tanpa diundang tanpa permisi dan tanpa diduga. Lalu serasa begitu cepat ia berlalu dengan meninggalkan luka dan berjuta kenangan. ahh… namanya juga cinta. Seindah apapun menyakitkan juga. Dan sesakit apapun hati insan karena cinta, tetap di puja-puja juga.


Cinta… cinta….
[halah]


Kenapa saia menulis tulisan sok romantis ini yach? Apa hari ini saia dirundung masalah dengan cinta? yap benar. Kalau biasanya pagi-pagi semangat bangun karena indahnya cinta, bisa senyum dan ceria karena cinta. ahh.. hidup benar-benar indah karena cinta. Tapi sepertinya suasana akan lain hari ini. Hati sepi dan sedih gara-gara cinta, hati terluka karena cinta. Pikiran kacau pun gara-gara cinta. Mudah-mudahan dengan postingan saia terdahulu bisa memberikan saia semangat. Sehingga saia tidak larut-larut dengan hilangnya cinta. Karena saia yakin cinta tidak cukup sampai disini, setuju kan?

Duhai Allah sang pemilik cinta sungguh tidak ada ada cinta yang sejati, kekal abadi, cinta yang sempurna, kecuali cintaMU. Aku ingin mencintai dan dicintai karena cintaku padaMU ya Allah. Bukan cinta atas nafsu dan egoku belaka, sehingga ku lalaikan laranganMU, sehingga ku harus terluka oleh cinta. Maka ijinkan aku mengakhiri cinta ini demi Engkau ya Rabb. Aku tidak ingin terus-terusan menjalani cinta dengan dengan murkaMU. Kuatkan hati hamba yang terluka oleh cinta ini. Ampuni hamba ya Allah, bimbing dan tuntun hamba ya Allah tuk kembali meraih cintaMU. Agar senantiasa selalu berada dijalan, ridho, kasih, sayang dan ampunanMU.

Amin amin ya Rabbal alamin..

Oia kepada semua sobat..
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan ya..
Semoga amal kita diterima Allah SWT, amin.

Bahaya Blog Addict

August 31, 2008 by aR_eRos  
Filed under Blogging Tips

Sejak mulai ‘terjerumus’ di dunia perbloggingan sebulan lalu, saya merasa seperti ketagihan. Dunia blogging buat saya begitu mengasyikkan. Menulis di blog, riset kecil untuk bahan tulisan, menata blog agar terlihat cantik, membuka koleksi foto2x lama untuk tampilan di blog, hingga blogwalking dan berkenalan dengan sesama blogger lainnya begitu menyenangkan, seperti menemukan sebuah mainan dan dunia baru yang tak terbatas. Ada kepuasan tersendiri saat bisa menyelesaikan satu tulisan, apalagi setelah mengetahui orang lain juga membaca tulisan saya :)

Setelah mencoba (baca: dipaksa) mengintip mas Google dengan kata kunci ‘Blog Addict’ munculah sebanyak tak kurang dari 571,000 entries!!! Weleh, weleh… Kemana saja saya selama ini? Pasti terlalu sibuk clubbing, eh blogging.

Berikut ini beberapa ciri Blog Addict yang perlu diwaspadai:

1. Mengambil foto saat ada acara keluarga bukan untuk koleksi album, tetapi sebagai bahan ilustrasi di blog;

2. Saat ditanya teman tentang kontak yang bisa dihubungi, anda lebih suka memberikan alamat blog daripada alamat email;

3. Saat mengemudikan kendaraan, anda lebih memikirkan bahan untuk tulisan di blog mendatang ketimbang situasi di jalan;

4. Memiliki lebih banyak teman sesama blogger daripada teman di dunia nyata;

5. Anda berkunjung ke suatu tempat bukan untuk menikmati, tetapi untuk membuat blog tentang tempat tersebut;

6. Saat mencoba berbaring di tempat tidur, gambar ’dashboard’ di blog anda seperti tak mau hilang dari pandangan;

7. Anda menjadi lebih sering membaca buku, makan di restoran, menonton film hanya sebagai upaya untuk mendapatkan bahan tulisan di blog;

8. Lebih tertarik untuk mengamati laju naik-turunnya statistik pengunjung blog anda daripada mencermati laju inflasi;

9. Dihantui mimpi buruk bahwa blog anda mendapat 1000 komentar spam;

10. Anda lebih ingat nama blog2x favorit daripada nama teman2x di dunia nyata;

11. Kegiatan pertama saat bangun tidur di pagi hari adalah langsung mengecek apakah ada komentar terbaru di blog;

12. Anda lebih terfokus mencari jalan untuk meningkatkan jumlah pengunjung blog daripada meningkatkan gaji di kantor;

13. Menjadi lebih sering bercakap2x dengan pelayan restoran, pengemis di jalan, petugas parkir atau mereka yang sebelumnya anda tidak sukai hanya karena mereka mungkin bisa menjadi bahan tulisan di blog;

14. Saat kecopetan, anda lebih memilih mengambil foto sang pencopet dan situasi sekitar (untuk bahan tampilan di blog) daripada mengejar atau berteriak minta tolong;

15. Terbangun di malam hari bukan untuk minum karena haus atau pergi ke toilet, tetapi untuk mengecek komentar terakhir yang datang di blog;

16. Anda menulis sebuah tulisan tentang ’blog addict’ dan bagaimana mengetahui ciri2x ’blogg addict’ :D

17. Lebih kuatir tentang nasib blog anda selanjutnya ketimbang memikirkan keluarga jika tiba2x meninggal secara mendadak;

18. Mengunjungi dan meng-update post di blog adalah sebuah kewajiban ketimbang mengunjungi atau menanyakan kabar teman dan sanak saudara;

19. Merasa kesal saat orang lain menanyakan ”Bagaimana kabar hari ini?” secara langsung, karena ia seharusnya sudah membaca kabar terakhir anda di blog;

20. Lupa mengerjakan tugas kantor atau kuliah dengan alasan ‘lain-lain’; padahal alasan sesungguhnya adalah karena keasyikan blogging;

21. Sering bermimpi bahwa anda sedang ber-blogging ria;

22. Sebelumnya malas membawa kamera dengan alasan terlalu berat, sekarang jadi rajin bawa2x kamera, termasuk saat mau belanja ke supermarket siapa tahu ada kejadian menarik di jalan untuk bahan foto dan tulisan di blog;

23. Mau bersusah payah mencoba mengerti arti bahasa ’planet’ yang tak saya kenal sebelumnya seperti: rss, atom feed, permalink, html, java script dsb, yang hingga kini sesungguhnya masih belum juga saya mengerti (hehe…)

24. Berpikir untuk mengambil kursus atau sekolah tentang Web Design-khususnya Blog design- secara serius, sayang harga kursus tadi terlalu mahal di sini;

25. Jadi rajin search di Youtube, membuka koleksi foto2x , tulisan dan dokumen lama, barangkali bisa menjadi bahan tulisan;

26. Tertawa saat membaca ciri2x ’blog addict’ yang tersebut di atas, karena saya juga melakukan hal yang sama.

27. Menyadari bahwa bahaya ’blog addict’ memang mengancam, dan menulis artikel ini untuk memberikan informasi pada potential ’blog addict’ lainnya (lihat point No. 16)

Tips Bila Putus Cinta

August 31, 2008 by aR_eRos  
Filed under Trik of Love

Putus cinta ? menyakitkan memang tapi tunggu dulu jangan putus asa, apalagi bunuh diri. ikuti dulu tips2 berikut ini :

- Tenangkan hatimu
Buat yang sedang putus cinta, langkah pertama untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, rekomend yang harus sobat lakuin adalah nenangin perasaan yang shock tadi. Caranya, kalau harus nangis luapin saja sepuas-puasnya. Karena setelah itu justru bisa bikin hati plong. Walau rasanya sudah sakit berat. Nah buat yang kaum cowok, kayaknya proses pengendapan perlu deh dijalanin. Siapa tau dari sana bisa saling introspeksi diri.

- Bye? bye? doi
Buang segala pernak pernik yang mengingatkan sobat padanya. Mulai dari benda pemberiannya, foto atau apapun juga tentangnya. Karena hal itu bikin sobat jadi tidak tambah tenang. Malah bisa bikin inget terus bukan.

- Cari Kesibukan Baru
Setelah sobat memutuskan untuk jalan sendiri lagi, mungkin ada sesuatu yang terasa hilang. Belajar lah untuk dewasa. Mulai bikin aktifitas baru yang bisa menghibur sekaligus positif. Bentuknya bisa apa aja, kalau sobat suka musik ya kembali lah buat ngejalaninnya. Atau hoby lainnya yang termasuk menguntungkan.

- Creative Thinking
Be creative untuk melakukan sesuatu yang terbaik. Meski sobat baru putus bukan berarti meratapi tangis. Justru sekarang lah waktunya untuk bangkit dan ngembaliin suasana menjadi lebih baik.

- Tetap Survive
Dengungkan perasaan itu. Walau orang yang pernah kamu kasihi pergi. Tapi kamu nggak bakalan mati dan tenggelam sama kepiluan. Tetap lah survive dan percaya diri.

semoga dengan tips2 tadi kita bisa bangkit dari hilangnya cinta ya. tetap semangaaat caioo !!!

Sumber : Info Muda

Merawat Mesin Sepeda Motor

August 31, 2008 by aR_eRos  
Filed under Automotive

Setiap pengguna sepeda motor termasuk saia pasti berharap bisa mengendarainya untuk jangka panjang. Untuk itu pemilik sepeda motor harus memperhatikan perawatan mesin karena kondisi mesin sepeda motor tergantung dari pemeliharaan dan kebiasaan pemiliknya dalam mengendarai. So tak ada salahnya Anda cermati tips dan trik tentang merawat mesin sepeda motor berikut:

- Tanda-tanda kerusakan

Pada umumnya setiap kerusakan pasti akan terdapat tanda-tanda terlebih dahulu kecuali jika terjadi hal-hal yang menyimpang misalnya kecelakaan. Untuk mengantisipasinya maka perhatikan apabila ada gejala yang tidak normal/tidak seperti biasanya pada sepeda motor Anda. Sikap demikian akan membantu dan memudahkan Anda untuk mendeteksi kerusakan lebih dini.

- Cermati kerusakan

Apabila terjadi kerusakan mesin maka perbaikan tidak boleh ditunda lebih lama dengan kata lain harus segera diperbaiki. Namun ingat, jika Anda tidak punya cukup keahlian jangan sekali-sekali membongkar dan memperbaikinya seorang diri. Karena disamping buang waktu dan tenaga maka kerusakan bisa jadi akan tambah parah. Lebih baik segera Anda bawa ke bengkel.

- Kerusakan beruntun

Apabila sepeda motor Anda mengalami gejala kerusakan yang berturut-turut dan lebih dari satu sebab maka cara yang paling tepat adalah periksalah bagian-bagian yang mudah dicapai terlebih dahulu satu per satu baru kemudian ke bagian-bagian lain. Anda bisa membawanya ke bengkel dengan keterangan yang lengkap jadi akan memudahkan mekanik nya untuk memperbaikinya.

- Kerusakan kecil

Apabila terjadi kerusakan kecil di jalan seperti kerusakan pada mur, baut, kabel-kabel, kebocoran bensin/oli yang tidak memerlukan pembongkaran mesin yang ruwet maka Anda bisa melakukan perbaikan sendiri. Akan tetapi jika kerusakan yang terjadi mengakibatkan patahnya komponen utama dan memerlukan pembongkaran mesin Anda harus membawanya ke bengkel service.

Nah, tak sulit bukan jika Anda mulai mencoba bersahabat dengan kendaraan sendiri, semakin rajin merawat, tentu semakin sedikit biaya yang bakal anda kelurkan. (oto/rit)

Sumber : Kapanlagi.com

Arti Kehilangan

August 28, 2008 by aR_eRos  
Filed under Vent and Diary

Ada pertemuan pastilah ada perpisahan, ada kehadiran, ada kedatangan, rasa memiliki, pastilah akan ada rasa kehilangan. Apalah arti, makna dan hikmah dari semua ini. Kehadiarn demi kehadiran, kepergian demi kepergian, rasa memiliki, rasa kehilangan silih berganti.

Kekasih datang membawa segenap cinta dan kasih sayang, memberikan berjuta harapan dan asa. Setelah itu ia pergi dan berlalu begitu saja, tanpa kita duga dan tanpa kita harapkan. Datang kembali cinta yang seolah lebih indah dan lebih sempurna. Bak bunga mawar yang merekah indah, lengkap dengan duri-duri tajamnya, itulah cinta. Indah memang tapi harus siap sakit pula terkena durinya. oh… cinta sesakit apapun tetap dicari, tetap dinanti, dan tetap dipuja.

Tapi kali ini yang akan saia tulis bukan soal kehilangan cinta. Tapi hari minggu kemarin tepatnya 24 agustus 2008 saia kehilangan benda yang menurut saia begitu berharga. Yang semua orang tentu juga akan bingung bila kehilangan benda ajaib ini. Yah, kemarin waktu mau berangkat ke rumah salah satu sobat bersama adek, saia kehilangan hape.

Saia baru tau pas turun dari motor di depan rumah sobat tersebut. Begitu merogoh kantong, jaket dan bagasi motor, saia sudah tidak mendapati hape mugil tersebut. Begitu saia coba calling dengan dari hape sobat saia, ternyata sudah mailbox. Ah, sudah ketemu orang dan diganti SIM card nampaknya. Bukan soal harga yang bakal saia bingungkan. Tapi phonebook yang sudah ratusan itu bakal raib juga. Dan yang lebih penting komunikasi dengan sobat, family terutama dengan adek saia bakal terhambat. Mesti nunggu gajian satu bulan lagi untuk beli hape lagi atau nunggu THR-an kali yach.

Ohh… kehilangan. Apa hikmah dibalik semua ini, yang jelas supaya lain kali lebih hati-hati. Oh hape, ngapain juga sih kamu mesti lari, sudah bosan kah kamu di genggaman tangan mungil saia hehe. Ah sudahlah, benar adanya, segala yang kita punya tidak akan kekal abadi.

Testosteron Rendah, Resiko Kematian Meningkat

August 28, 2008 by aR_eRos  
Filed under Health

Tingkat testosteron yang rendah pada pria berusia lebih dari 40 tahun bisa meningkatkan resiko kematian dalam periode waktu empat tahun dibanding mereka yang memiliki tingkat hormon normal. Pria usia paruh baya memang tak mengalami penurunan hormon layaknya menopause pada wanita. Namun pada usia 30, tingkat testosteron lambat laun menurun dengan kisaran 1,5 persen per tahun.


Berkurangnya testosteron artinya menurunnya massa otot, kepadatan tulang, resistensi insulin, penurunan gairah seksual, kurang energi, lebih sering merasa tertekan, dan mudah marah. Beberapa ilmuwan menghubungkan penurunan testosteron dengan tingkat harapan hidup, namun hanya sedikit studi yang mendukung hal tersebut. Ilmuwan dari VA Puget Sound Health Care System dan University of Washington, Seattle, menganalisa hubungan antara jumlah testosteron dan kematian pada 858 responden pria pada usia 40 tahun ke atas.

Mereka melakukan pemeriksaan testosteron selama dua kali antara 1994 dan 2002, dalam satu periode 4,3 sampai 8 tahun. Hasilnya dicatat: 19 % (166) pria memiliki tingkat testosteron rendah; 28 % (240) tingkat testosteronnya tak stabil (turun naik); dan 53 % (452) memiliki tingkat testosteron normal.

Hasil lebih lanjut menyebutkan sekitar 20.1 % dari pria dengan tingkat testosteron normal meninggal selama studi berlangsung, sementara pria dengan tingkat testosteron tak stabil mencatat angka kematian 24.6 %, dan prosentase paling tinggai (34.9 %) dialami mereka yang memiliki tingkat testosteron rendah. Data ini diterjemahkan dari sekitar 88 % kenaikan tingkat kematian pada mereka yang memiliki jumlah testosteron lebih rendah dibanding mereka yang memiliki jumalh testosterone normal.

Tanpa melibatkan variables prasangka tingkat kematian dan penurunan tingkat testosteron, seperti usia, penyakit yang diderita dan indeks masa tubuh, para ilmuwan masih mencatat kenaikan tingkat kematian sebesar 68 %, tanpa menghitung mereka yang meninggal setelah satu tahun penelitian.

“Ketetapan resiko kematian tanpa melibatkan catatan kematian di awal studi menyebutkan bahwa penyakit tak memiliki hubungan antara rendahnya tingkat testosteron dan kematian. Studi lebih lanjut masih dibutuhkan untuk lebih mengklarifikasi hubungan tersebut,” papar para ilmuwan seperti dilansir Australian.News, dari Archives of Internal Medicine, terbitan Agustus 2006.

Di kutip dari kapanlagi.com

Next Page »