Teroris di Aceh dan Pamulang Rekayasa Polisi?

March 10, 2010 by aR_eRos  , Kategori: Hot News, Dibaca

Teroris di Indonesia kembali memanas

Sudah saya duka setelah kematian Noordin M Top, bukan berarti ancaman teroris nusantara akan berakhir. Anak buah dan rekan-rekan Noordin bisa jadi lebih beringas. Selain terus menjalankan misi utama tentu menuntut balas atas kematian Noordin bukan? Ternyata benar ada nya, teror di negeri ini kembali memanas.

Dimulai dari penggerebekan teroris di Aceh beberapa hari yang lalu. Hingga tewasnya seorang pria yang diduga teroris di warnet Multiplus Tangerang oleh tim Densus 88 kemarin (9/3). Entah benar dia teroris apa bukan. Kalao ternyata bukan tercorenglah nama polisi untuk kesekian kalianya.

Polri Yakin Tangani Teroris Aceh Tanpa TNI?

Dari berita online Kompas Nasional Kapolri Bambang HD menegaskan dan yakin kalao Polri bisa memberantas teroris di Aceh tampa campur tangan TNI. Meskipun 3 polisi telah tewas saat melakukan penggerebekan. Seperti diberitakan, tiga anggota tewas saat penggerebekan di pengunungan di Lamkabeu.

Menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Edward, polisi kurang menguasai medan penggerebekan. Sedangkan teroris aceh dilengkapi persenjataan yang cukup bagus serta berada di ketinggian. Sehingga teroris aceh lebih menguasai medan. Kalau menurut saya ce, mbok ya bersatu memberantas bareng-bareng napa?

Penggerebekan Teroris di Aceh dan Pamulang Setingan Polisi?

Gubernur Aceh Irwandi Y sudah melaporkan adanya teroris setahun silam. Tapi polisi tidak menindak lanjuti, dengan alasan mencari waktu yang tepat. Coba perhatikan, aksi teror kerap terjadi menjelang kedatangan tamu asing. Seperti menjeleng kedatangan Presiden AS Obama 20-22 Maret mendatang. Lantas? apakah ini rekayasa polisi?

Yang saya khawatirkan ya seperti itu,” terang Eksekutif Direktur International Institute for Peacebuliding, Noor Huda Ismail saat dihubungi okezone, Rabu (10/3/2010). “Dan ini yang harus dijelaskan kepolisian, polisi harus menjelaskan tugasnya kepada masyarakat”

Karena, manajemen polisi (dalam menangani kasus) berantakan. Misalnya, kasus salah tangkap, pemaksaan, manipulasi kasus dan sebagainya,” tambah jebolan pesantren ngruki sekaligus pengamat teroris ini.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Ada 5 komentar pada posting berjudul “Teroris di Aceh dan Pamulang Rekayasa Polisi?”. Jika komentar lebih dari 100, klik 'Older Comments' untuk membaca komentar lama. Ayoo ikutan komentar kawan!! Tapi jangan nyepam yaks?!

  1. Wahyoe says:

    Bersatu kita teguh, bercerai kawin lagi :D

    [Reply]

    aR_eRos Membalas:

    kawin sma teroris? wakkakaka

    [Reply]

  2. bahas teroris jadi inget game counter strike.. :)

    [Reply]

  3. suryaden says:

    panas tenan ki, mesthi arep udan :D

    [Reply]

    aR_eRos Membalas:

    sama mas
    sini juga suomok :(

    [Reply]

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!